Nama Keluarga (Taranak, family Name) mulai huruf “A”
A |
BRAHAM-AYUWAH[1]
Abraham, Abram[2], adalah bapak segala orang beriman
(Alk). Mengiaskan tokoh pemimpin bermoral dan
beriman menurut ajaran agama serta dapat menjadi teladan. Bdg Linu, Lendo,
Wenas
Abutan, awutan =
cabuti rerumputan, siangi. Mengiaskan
orang yang dapat dicontoh menyiangi tanaman, atau membersihkan rerumputan dalam
lingkungan kehidupannya.
Adam (Bg)[3] = manusia pertama ciptaan Tuhan (Alk). Mengiaskan orang
yang berjuang menjadi tokoh pertama dan utama.
Aer, waer = bayar tunai, lunas (A).
Mengiaskan warga masyarakat yang membayar lunas hutang atau membalas budi baik
sesama.
Agha/ts = hiasan buluh burung pada topi penghulu perang. Mengiaskan pemimpin yang memakai topi dengan tanda jabatan berupa hiasan buluh burung. Bdg Luntungan
Agit = sambar (W). Mengiaskan orang yang peka merespons tantangan jaman dengan menyambar atau merebut peluang-peluang terbuka pada suasana tepat waktu dan ruang.
Ago, lagow = anoa[4], sapi hutan; aghoi = longgar. Mengiaskan pemberani seperti anoa yang akan mengamuk jika kehidupan/lingkungannya diganggu atau tak longgar dijepit pihak lain. Lht Koagow, Mokoagow
Agoe,(u),(uh) = umur pendek (W). Mengiaskan tokoh berusia pendek tetapi berbuat banyak bagi masyarakat dan sesama.
Agou, Lht Ago, Golioth, Koagouw, Langow, Mokoagouw
[1]Ibu
guru Ayuwah mengaku keturunan etnik Gorontalo, berdiam di Kolongan dan
menyatakan sudah beberapa generasi menjadi sebagai Orang Minahasa, apalagi tak
ada NF Ayuwah di Gorontalo.
[2]Nama
Abraham,Abram dalam Alkitab juga dikenal sebagai Ibrahim. Nama Abraham/Abram
pada umumnya digunakan orang Kristen sebagai nama pertama (first name) atau
nama tengah (middle name). Abraham/Abram adalah juga menjadi NF. Terkenal nama
K.H.Abraham tokoh Muslim dari Belang Minahasa salah seorang pimpinan Badan
Kerja Sama Antar Ummat ber-Agama (BKSAUA) Sulawesi Utara. Juga dikenal tokoh
pendeta dengan NF Abram. Suatu gejala asimilasi kultural religius di Minahasa,
dalam proses wajar alamiah pembangunan masyarakat bangsa yang hidup rukun dan
damai.
[3]
Nama Orang Borgo. Borgo berasal dari Vrijburgers disingkat burgers yang
berarti warga bebas. Di masa penjajahan diberi status kewarganegaraan istimewa
seperti dibebaskan dari pajak dan lain-lain.
[4]Anoa
adalah jenis banteng atau sapi hutan, satu dari antara hewan endemik Sulawesi.
Hewan endemik unik Sulawesi lainnya adalah Tarsius, Babi Rusa, burung Maleo.
[1]Ibu
guru Ayuwah mengaku keturunan etnik Gorontalo, berdiam di Kolongan dan
menyatakan sudah beberapa generasi menjadi sebagai Orang Minahasa, apalagi tak
ada NF Ayuwah di Gorontalo.
[1]Nama
Abraham,Abram dalam Alkitab juga dikenal sebagai Ibrahim. Nama Abraham/Abram
pada umumnya digunakan orang Kristen sebagai nama pertama (first name) atau
nama tengah (middle name). Abraham/Abram adalah juga menjadi NF. Terkenal nama
K.H.Abraham tokoh Muslim dari Belang Minahasa salah seorang pimpinan Badan
Kerja Sama Antar Ummat ber-Agama (BKSAUA) Sulawesi Utara. Juga dikenal tokoh
pendeta dengan NF Abram. Suatu gejala asimilasi kultural religius di Minahasa,
dalam proses wajar alamiah pembangunan masyarakat bangsa yang hidup rukun dan
damai.
[1] Nama
Orang Borgo. Borgo berasal dari Vrijburgers disingkat burgers yang
berarti warga bebas. Di masa penjajahan diberi status kewarganegaraan istimewa
seperti dibebaskan dari pajak dan lain-lain.
[1]Anoa
adalah jenis banteng atau sapi hutan, satu dari antara hewan endemik Sulawesi.
Hewan endemik unik Sulawesi lainnya adalah Tarsius, Babi Rusa, burung Maleo.
hal 1
Akai,(y) = elit (A); aka = akar; paaka-akaan = pelopor, pemimpin atau tonaas[1]. Mengiaskan tokoh pendiri/pendahulu negeri, atau pelopor yang ditaati dan diteladani masyarakat. Bdg Lintuuran, Turang
Alaun = jadi perawan (W); mengalaun, laun = gadis.
Mengiaskan tokoh orisinil kebanggaan seperti perawan yang menjadi hiasan
pembawa nama baik keluarga.
Ale’, aler = siap siaga (T), ale = tolong, tongkat. Mengiaskan
tokoh sekaligus sahabat yang seperti tongkat
siap siaga dengan kemampuannya membantu atasan/sesamanya.
Aleng = pertolongan
(W). Mengiaskan orang kuat dan baik hati yang dapat diharapkan memberi
pertolongan sewajarnya bagi kaum kurang beruntung. Lht Ale. Bdg Timbuleng
Aling (Nus), alin = bawa. Mengiaskan
tokoh tepercaya yang membawa sesuatu hal bermakna dalam masyarakat. Bdg Kalen,
Apituley
Alo = laki-laki kesayangan; kalo = sahabat.
Mengiaskan kawan sebaya serta warga masyarakat tersayang dengan penampilan diri
yang simpatik. Lht Alow, Kalalo, Kalo
Alow,(ll),(loan),
alo = laki-laki, aloan = bersifat jantan/pemberani. Mengiaskan
laki-laki jantan/pemberani pembela kaum lemah. Lht Alo, Laloan
Alowong, lowong = hama
dalam beras. Mengiaskan tokoh yang membersihkan hama dalam beras atau sumber
kehidupan. Bdg Lolowang.
Alum = cintai, piara
(W). Mengiaskan warga yang mencintai, memelihara, melestarikan atau
meningkatkan mutu suatu hal.
Aluy = karunia,
pelipur hati (P). Mengiaskan seniman yang dikaruniai (gifted) berbakat unggul,
selaku pelipur hati masyarakat di tengah penderitaan.
Ambei, kambeien = merangkul; kambeng = pegang pada bahu.
Mengiaskan tokoh yang merangkul, atau bahu membahu memajukan kehidupan bersama.
Lht Kambe, Kambey
Ambo = ambil dengan
merentangkan tangan (T). Mengiaskan orang yang dengan sekuat tenaga sejauh
rentangan tangan berjuang mengambil/meraih tujuan. Lht Ambouw
Ambouw, abouw = marah; sambouw = potong miring (W). Mengiaskan orang yang marah
dan bersemangat memotong miring gerakan musuh. Lht Masinambow, Sambow
Ambur, sambur = tabur; sobor = subur
(T). Mengiaskan orang dalam pekerjaan yang diberkati Tuhan; sebagai penabur
tanaman pada lahan yang subur. Lht Sambur. Bdg Sambul
Amek = tak berisi (W), samek[2]
= kotor. Mengiaskan tokoh pendidik yang peduli pada kaum tak berisi atau miskin
dan kotor agar tumbuh menjadi manusia utuh dan bermutu.
[1]Aka
em banua (pemimpin negeri) adalah gelar bagi tokoh masyarakat adat selaku
Tonaas yang membuka (tumani) negeri. Tonaas selaku pemimpin memenuhi kriteria:
sedikitnya sebagai tou taas dan tou ngaasan (taas = inti keras batang kayu;
ngaas = otak; ngaasan = berotak atau pandai).
[2]Dalam
diri manusia terdapat potensi Samek (Thanatos,Freud) dan Samak (Eros,Freud).
Potensi Samek memuat instink mati, dengan sifat-sifat destruktif. Potensi Samak
memuat instink kehidupan untuk berbuat konstruktif, positif mengasihi sesama
manusia. Pendidikan adalah mengikis potensi Samek dan mengembangkan
seoptimalnya potensi Samak. Ajaran Lima Samak: 1. Samak a si Opo Empung Wangko
= setia pada satu Tuhan yang Maha Besar; 2. Samak a se mewali embanua = taat
pada para pemimpin negeri; 3. Samak a se matua, wo se pamatuan = hormat pada
Orang tua atau yang dituakan; 4. Samak a si pananaan = baik kepada pasangan
hidup; 5. Samak a se kasuat (kakele tou) = kasih kepada sesama manusia.
hal2