Jumat, 04 September 2015

Nama-Nama Fam Orang Minahasa


Nama Keluarga (Taranak, family Name) mulai huruf “A”

A

BRAHAM-AYUWAH[1]


Abraham, Abram[2], adalah bapak segala orang beriman (Alk). Mengiaskan tokoh pemimpin bermoral dan beriman menurut ajaran agama serta dapat menjadi teladan. Bdg Linu, Lendo, Wenas  
Abutan, awutan = cabuti rerumputan, siangi.  Mengiaskan orang yang dapat dicontoh menyiangi tanaman, atau membersihkan rerumputan dalam lingkungan kehidupannya.
Adam (Bg)[3] = manusia pertama ciptaan Tuhan (Alk). Mengiaskan orang yang berjuang menjadi tokoh pertama dan utama.
Aer, waer = bayar tunai, lunas (A). Mengiaskan warga masyarakat yang membayar lunas hutang atau membalas budi baik sesama.
Agha/ts  = hiasan buluh burung pada topi penghulu perang. Mengiaskan pemimpin yang  memakai topi dengan tanda jabatan berupa hiasan buluh burung. Bdg Luntungan
Agit = sambar (W). Mengiaskan orang yang peka merespons tantangan jaman dengan menyambar atau merebut peluang-peluang terbuka pada suasana tepat waktu dan ruang.
Ago, lagow = anoa[4], sapi hutan; aghoi = longgar. Mengiaskan pemberani seperti anoa yang akan mengamuk jika kehidupan/lingkungannya diganggu atau tak longgar dijepit pihak lain. Lht Koagow, Mokoagow
Agoe,(u),(uh)  = umur pendek (W). Mengiaskan tokoh berusia pendek tetapi berbuat banyak bagi masyarakat dan sesama.
Agou, Lht Ago, Golioth, Koagouw, Langow, Mokoagouw


[1]Ibu guru Ayuwah mengaku keturunan etnik Gorontalo, berdiam di Kolongan dan menyatakan sudah beberapa generasi menjadi sebagai Orang Minahasa, apalagi tak ada NF Ayuwah di Gorontalo.
[2]Nama Abraham,Abram dalam Alkitab juga dikenal sebagai Ibrahim. Nama Abraham/Abram pada umumnya digunakan orang Kristen sebagai nama pertama (first name) atau nama tengah (middle name). Abraham/Abram adalah juga menjadi NF. Terkenal nama K.H.Abraham tokoh Muslim dari Belang Minahasa salah seorang pimpinan Badan Kerja Sama Antar Ummat ber-Agama (BKSAUA) Sulawesi Utara. Juga dikenal tokoh pendeta dengan NF Abram. Suatu gejala asimilasi kultural religius di Minahasa, dalam proses wajar alamiah pembangunan masyarakat bangsa yang hidup rukun dan damai.
[3] Nama Orang Borgo. Borgo berasal dari Vrijburgers disingkat burgers yang berarti warga bebas. Di masa penjajahan diberi status kewarganegaraan istimewa seperti dibebaskan dari pajak dan lain-lain.
[4]Anoa adalah jenis banteng atau sapi hutan, satu dari antara hewan endemik Sulawesi. Hewan endemik unik Sulawesi lainnya adalah Tarsius, Babi Rusa, burung Maleo. 
[1]Ibu guru Ayuwah mengaku keturunan etnik Gorontalo, berdiam di Kolongan dan menyatakan sudah beberapa generasi menjadi sebagai Orang Minahasa, apalagi tak ada NF Ayuwah di Gorontalo.
[1]Nama Abraham,Abram dalam Alkitab juga dikenal sebagai Ibrahim. Nama Abraham/Abram pada umumnya digunakan orang Kristen sebagai nama pertama (first name) atau nama tengah (middle name). Abraham/Abram adalah juga menjadi NF. Terkenal nama K.H.Abraham tokoh Muslim dari Belang Minahasa salah seorang pimpinan Badan Kerja Sama Antar Ummat ber-Agama (BKSAUA) Sulawesi Utara. Juga dikenal tokoh pendeta dengan NF Abram. Suatu gejala asimilasi kultural religius di Minahasa, dalam proses wajar alamiah pembangunan masyarakat bangsa yang hidup rukun dan damai.
[1] Nama Orang Borgo. Borgo berasal dari Vrijburgers disingkat burgers yang berarti warga bebas. Di masa penjajahan diberi status kewarganegaraan istimewa seperti dibebaskan dari pajak dan lain-lain.
[1]Anoa adalah jenis banteng atau sapi hutan, satu dari antara hewan endemik Sulawesi. Hewan endemik unik Sulawesi lainnya adalah Tarsius, Babi Rusa, burung Maleo. 
hal 1

Akai,(y) = elit (A); aka = akar; paaka-akaan = pelopor, pemimpin atau tonaas[1].  Mengiaskan tokoh pendiri/pendahulu negeri, atau pelopor yang ditaati dan diteladani masyarakat. Bdg Lintuuran, Turang
Alaun =  jadi perawan (W); mengalaun, laun = gadis. Mengiaskan tokoh orisinil kebanggaan seperti perawan yang menjadi hiasan pembawa nama baik keluarga.
Ale’, aler = siap siaga (T), ale = tolong, tongkat. Mengiaskan tokoh sekaligus sahabat yang  seperti tongkat siap siaga dengan kemampuannya membantu atasan/sesamanya.
Aleng = pertolongan (W). Mengiaskan orang kuat dan baik hati yang dapat diharapkan memberi pertolongan sewajarnya bagi kaum kurang beruntung. Lht Ale. Bdg Timbuleng
Aling (Nus), alin = bawa. Mengiaskan tokoh tepercaya yang membawa sesuatu hal bermakna dalam masyarakat. Bdg Kalen, Apituley
Alo = laki-laki kesayangan; kalo = sahabat. Mengiaskan kawan sebaya serta warga masyarakat tersayang dengan penampilan diri yang simpatik. Lht Alow, Kalalo, Kalo
Alow,(ll),(loan), alo = laki-laki, aloan = bersifat jantan/pemberani. Mengiaskan laki-laki jantan/pemberani pembela kaum lemah. Lht Alo, Laloan
Alowong, lowong = hama dalam beras. Mengiaskan tokoh yang membersihkan hama dalam beras atau sumber kehidupan. Bdg Lolowang.
Alum = cintai, piara (W). Mengiaskan warga yang mencintai, memelihara, melestarikan atau meningkatkan mutu suatu hal.
Aluy = karunia, pelipur hati (P). Mengiaskan seniman yang dikaruniai (gifted) berbakat unggul, selaku pelipur hati masyarakat di tengah penderitaan. 
Ambei, kambeien = merangkul; kambeng = pegang pada bahu. Mengiaskan tokoh yang merangkul, atau bahu membahu memajukan kehidupan bersama. Lht Kambe, Kambey
Ambo = ambil dengan merentangkan tangan (T). Mengiaskan orang yang dengan sekuat tenaga sejauh rentangan tangan berjuang mengambil/meraih tujuan. Lht Ambouw
Ambouw, abouw = marah; sambouw = potong miring (W). Mengiaskan orang yang marah dan bersemangat memotong miring gerakan musuh. Lht Masinambow, Sambow
Ambur, sambur = tabur; sobor = subur (T). Mengiaskan orang dalam pekerjaan yang diberkati Tuhan; sebagai penabur tanaman pada lahan yang subur. Lht Sambur. Bdg Sambul
Amek = tak berisi (W), samek[2] = kotor. Mengiaskan tokoh pendidik yang peduli pada kaum tak berisi atau miskin dan kotor agar tumbuh menjadi manusia utuh dan bermutu.


[1]Aka em banua (pemimpin negeri) adalah gelar bagi tokoh masyarakat adat selaku Tonaas yang membuka (tumani) negeri. Tonaas selaku pemimpin memenuhi kriteria: sedikitnya sebagai tou taas dan tou ngaasan (taas = inti keras batang kayu; ngaas = otak; ngaasan = berotak atau pandai).  
[2]Dalam diri manusia terdapat potensi Samek (Thanatos,Freud) dan Samak (Eros,Freud). Potensi Samek memuat instink mati, dengan sifat-sifat destruktif. Potensi Samak memuat instink kehidupan untuk berbuat konstruktif, positif mengasihi sesama manusia. Pendidikan adalah mengikis potensi Samek dan mengembangkan seoptimalnya potensi Samak. Ajaran Lima Samak: 1. Samak a si Opo Empung Wangko = setia pada satu Tuhan yang Maha Besar; 2. Samak a se mewali embanua = taat pada para pemimpin negeri; 3. Samak a se matua, wo se pamatuan = hormat pada Orang tua atau yang dituakan; 4. Samak a si pananaan = baik kepada pasangan hidup; 5. Samak a se kasuat (kakele tou) = kasih kepada sesama manusia.
hal2